Integrasi Lean Canvas, Analisis SWOT, dan QSPM dalam Perumusan Strategi Pengembangan Usaha Aneka Camilan Keripik Felazka Aster
Keywords:
Lean Canvas, Analisis SWOT, QSPM, Strategi Bisnis, UMKM, Camilan KeripikAbstract
Artikel ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan usaha aneka camilan keripik Felazka Aster melalui integrasi Lean Canvas, analisis SWOT, dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Felazka Aster merupakan rencana usaha makanan ringan berbasis distribusi dan pemasaran produk camilan dari pemasok home industry lokal dengan penguatan merek, kemasan modern, dan kanal penjualan digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi dokumen terhadap rencana usaha dan modul analisis strategis. Analisis dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu pemetaan model bisnis menggunakan Lean Canvas, identifikasi faktor internal dan eksternal melalui SWOT, serta penentuan prioritas strategi menggunakan QSPM sederhana. Hasil kajian menunjukkan bahwa Felazka Aster memiliki peluang pengembangan yang cukup baik karena didukung oleh variasi produk, harga terjangkau, kemasan standing pouch, kerja sama pemasok lokal, serta penggunaan media sosial dan marketplace. Namun, usaha ini masih menghadapi kelemahan berupa brand awareness yang rendah, ketergantungan terhadap pemasok, keterbatasan administrasi, dan belum optimalnya dokumentasi mutu produk. Berdasarkan QSPM, strategi prioritas yang paling layak diterapkan adalah penguatan branding digital yang terintegrasi dengan marketplace dan jaringan reseller. Strategi tersebut perlu didukung oleh standardisasi pemasok, pengendalian kualitas, inovasi varian, bundling produk, serta pencatatan keuangan dan persediaan yang lebih sistematis.
