Strategi Pengembangan UMKM Pangan Tradisional Doeloer's Ulen Isi Melalui Analisis SWOT dan Lean Canvas
Keywords:
UMKM, Analisis SWOT, Lean Canvas, Matriks Internal-Eksternal, Strategi Pengembangan UsahaAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor pangan tradisional menghadapi tekanan untuk tetap kompetitif di tengah transformasi pasar digital, namun banyak yang masih mengandalkan intuisi dibanding analisis strategis sistematis. Doeloer's Ulen Isi, UMKM pangan tradisional berbasis ulen yang telah beroperasi sejak 2013, memiliki konsistensi produk yang kuat dan jaringan reseller yang mapan, namun menghadapi keterbatasan kapasitas produksi dan pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal Doeloer's Ulen Isi melalui analisis SWOT serta merumuskan strategi pengembangan dengan memetakan hasilnya ke kerangka Lean Canvas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif sederhana, memakai wawancara semi-terstruktur dengan pemilik usaha dan dokumentasi sekunder sebagai sumber data. Matriks IFAS dan EFAS menghasilkan skor masing-masing 2,80 dan 2,68, menempatkan usaha pada Sel V Matriks Internal-Eksternal dengan strategi hold and maintain. 10 alternatif strategi dirumuskan dari matriks SWOT dan selanjutnya dipetakan ke sembilan elemen Lean Canvas, dengan elemen yang tidak memiliki data wawancara langsung ditangani melalui inferensi yang ditandai secara eksplisit. Temuan menunjukkan bahwa konsistensi produk dan legalitas usaha menjadi kekuatan kompetitif utama, sementara keterbatasan teknologi produksi menjadi kelemahan paling kritis. Penelitian ini memperluas penerapan analisis SWOT-Lean Canvas terintegrasi pada UMKM pangan tradisional dengan riwayat operasional panjang, konteks yang jarang dikaji penelitian sebelumnya.
